Pengusaha Asal Solo Berbagi Bantuan ke Warga Terdampak Covid-19 di Jakarta

Jakarta – Habib Hasan Mulachela, seorang pengusaha asal Solo Jawa Tengah, memberikan bantuan ke warga kurang mampu dan terdampak Covid-19 di Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (4/2/2021). Bantuan yang diberikan berupa beras 5 kg dan uang sebesar Rp200 ribu ke warga Semper Barat, khususnya yang berasa di RT 022 RW 01.

“Pandemi Covid 19 di Ibukota sangat tinggi yang memberikan dampak negatif pada banyak warga di Jakarta. Walaupun saya jauh dari Solo, dengan semngat gotong royong datang ke Jakarta untuk berbagi kurang lebih sekitar 10 atau belasan titik nantinya,” jelas Habib Hasan ketika ditemui saat berbagi bantuan.

Dari sekitar hampir seratus KK yang ditemui Habib Hasan dan diberikan bantuan, ia memang mendengar banyak warga yang kesulitan saat pandemi. Banyak warga di PHK, sementara bagi pekerja harian penghasilan berkurang dan pekerjaan berkurang.

Bahkan saat datang ke rumah warga itu, ia menemui suami istri terpaksa harus berada di rumah, karena baru saja kehilangan pekerjaan. Belum lagi warga yang sebelum Pandemi sebenarnya sudah mengalami masalah keuangan dan diperparah dengan adanya musibah Covid 19 tersebut.

Berita Terkait:  Menpora - Komunitas Olahraga Masyarakat Melakukan Senam Bersama

“Banyak perusahaan berhenti, apalagi jika rencana pemerintah melakukan lockdown satu minggu akan sangat kasihan bagi warga,” tambah Habib Hasan yang juga politisi PPP ini.

Ia berharap orang-orang berduit untuk juga turut membantu orang -orang kurang mampu, khususnya di masa pendemi ini. Ia yakin gotong royong, saling membantu ini akan bisa meringan kesulitan orang lain dan menjadi amal ibadah bagi yang bersedia berbagi.

“Di Jakarta ini kan ada ribuan orang kaya, saya saja dari Solo mau berbagi ke warga Jakarta. Mudah-mudahan saudara-saudara di Jakarta yang mampu berbuat hal yang sama, semampu mereka dan sekadarnya saja,” jelas Habib Hasan.

Habib Hasan juga menyebut banyak warga Jakarta yang tinggal di tempat yang kurang layak seperti di sejumlah daerah di Cilincing. Mereka hidup berdesak-desakan dalam ruang yang sempit, karena terbatasnya kemampuan untuk membeli atau menyewa tempat tinggal layak. Ia berharap pemerintah DKI Jakarta bisa memberikan tempat yang lebih layak berupa memperbanyak lagi rumah susun (Rusun) atau perbaikan lingkungan permukiman. (*)

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles