Gabungan Tiga Bank Syariah, Berapa Total Aset Bank Syariah Indonesia?

Jakarta – Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Hery Gunardi mengungkap total aset yang dimiliki BSI. Per Desember 2020, BSI memiliki total aset sebesar Rp240 triliun. Berdasarkan total aset tersebut, BSI akan menjadi bank peringkat ke-7 di Indonesia.

Selain itu, total pembiayaan sebesar Rp157, total dana pihak ketiga (DPK) mencapai sebesar Rp210 Triliun, dan total modal inti sebesar Rp 22,60 triliun.

“Bank Syariah Indonesia juga memiliki lebih dari 1.200 kantor cabang yang tersebar di Indonesia dan kurang lebih 20 ribu karyawan,” ujar Hery dalam acara Debut PT Bank Syariah Indonesia Tbk, Kamis (4/1/2021).

BSI telah mendapatkan persetujuan dari OJK ditandai dengan keluarnya Salinan Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor 4/KDK.03/2021 pada 27 Januari 2021 lalu. Bank hasil penggabungan tiga Bank BUMN ini sebelumnya telah resmi berganti nama pada 1 Februari 2021, dan tetap memakai kode emiten BRIS.

Pihaknya menyadari, tugas yang diemban bukan hanya sekadar menggabungkan ketiga bank ini namun juga melakukan transformasi, memperbaiki bisnis proses, penguatan dari sisi manajemen risiko, penguatan dari sisi human capital dan tentunya penguatan dari sisi teknologi digital.

Berita Terkait:  Harga Sembako Melonjak, Ternyata Ini Penyebabnya

“BSI berkomitmen untuk menjadi lembaga perbankan yang melayani segala lini masyarakat, menjadi bank yang modern serta inklusif dalam memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat dan tetap menjunjung tinggi yang prima sesuai dengan kebutuhan nasabah,” tandas Hery.

“Selain menjalankan fungsi intermediari dan menyalurkan pajak, Bank Syariah Indonesia juga memiliki konsep yang dapat dioptimalkan untuk melakukan pemerataan ekonomi masyarakat melalui ZISWAF (Zakat, Infaq, Sadaqah),” pungkasnya.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles