Pria di Sibolga Posting Foto Bugil Selingkuhannya, Ini Penyebabnya

HL ditahan di Polres Sibolga. Foto: Viva/ Putra Nasution

Sibolga – Seorang laki-laki berinisial HL di Sibolga mengunggah foto bugil selingkuhannya LS di media sosial. Atas perbuatannya itu, Satuan Reserse Kriminal Polres Sibolga menangkap dia karena diduga melakukan tindak pidana pornografi.

Sebelumnya LS menerima kabar dari temannya yang melihat postingan itu di madia sosial (facebook). Tak terima fotonya itu diposting, LS langsung melaporkannya ke Polres Sibolga pada Kamis, 15 Oktober 2020.  

“Melihat hal tersebut saksi (korban) terkejut dan mencari orang yang telah mem-posting-nya dan saksi merasa keberatan sehingga membuat laporan,” ujar Kasubag Humas Polres Sibolga, Iptu R Sormin, Kamis (22/10/2020).

Mendapati laporan itu, polisi langsung bergerak menangkap HL. Pelaku mengakui perbuatan tercelanya itu lantaran cemburu, karena LS berhubungan dengan lelaki lain.

HL diketahui berprofesi sebagai wiraswasta. Ia sudah berkeluarga dan mempunyai 2 anak.

“Foto yang di-posting oleh tersangka, setelah selesai melakukan hubungan badan dengan korban sekitar bulan Agustus 2020 pukul 19.00 WIB di salah satu penginapan,” jelas Sormin.

Sormin menambahkan, tujuan ia memposting foto bugil selingkuhannya itu agar lelaki idaman LS menjauhinya. “Maksud tersangka (biar) jangan ada lagi orang lain yang mengganggu korban,” terangnya.

Korban melaporkan kejadian ini karena malu lantaran masih memiliki suami. Sementara itu, hubungan asmara keduanya sudah terjalin selama dua tahun.

“Antara tersangka dan korban sudah 2 tahun berhubungan pacaran dan melakukan hubungan badan layaknya suami istri  1,5 tahun,” kata Sormin.

Saat ini tersangka ditahan di Polres Sibolga gun penyelidikan lebih lanjut. HL dikenakan Pasal 45 ayat (1) dan atau pasal 45 ayat (3) dari Undang undang RI Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dengan ancaman hukuman paling lama 6 tahun dan atau denda paling banyak Rp1.000.000.000.