Basmi Begal Sepeda, Polisi Diminta Lakukan Operasi Khusus

Lokasi pesepeda dibegal sebagaimana terekam dalam CCTV sebuah perusahaan di Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan.

Jakarta – Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengatakan, aksi begal sepeda makin marak seiring terjadinya peningkatan pengguna sepeda di masa pandemi Covid-19. Karenanya, ia meminta pihak kepolisian melakukan patroli khusus untuk membasmi begal sepeda.

“Kami perhatikan seiring dengan meningkatnya pengguna sepeda karena pandemi, maka meningkat juga angka kriminalitas terhadap para pesepeda,” ujar Sahroni, Jakarta, Senin (20/11/2020).

“Aksi penjambretan ketika bersepeda juga sebenernya bahaya banget, karena mereka tidak hanya menghambil handphone, tapi juga mencelakakan. Oleh karena itu, perlu ada patroli khusus dari kepolisian,” imbuh Sahroni.

Menurutnya, patroli khusus itu diperlukan agar dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang bersepeda di jalan umum. Terlebih, akhir-akhir ini masyarakat semakin banyak yang menggemari sepeda.

Polisi, kata Sahroni, perlu melakukan patroli khusus itu pada jam-jam rawan terjadi pembegalan atau penjambretan sepeda. Selain itu, tempat-tempat yang kerap dilewati masyarakat yang tengah bersepeda juga perlu menjadi tempat patroli khusus tersebut.

“Jadi kayak Polres maupun Polda yang track sepedanya sering dilewati masyarakat kayak di Jakarta, di Tangerang, di Bogor, itu agar melakukan patroli khusus di jam-jam yang sering terjadi pembegalan atau penjambretan. Kalau banyak polisi patroli, begalnya juga takut,” pungkasnya.