Pemkab Janji Naikkan Anggaran Pendampingan Korban Kekerasan

Bangkalan – Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBP3A) Bangkalan Aminah Rachmawati mengatakan pihaknya akan menambah anggaran pendamping korban kekerasan pada anak dan perempuan.

Selain menambah anggaran, Aminah mengatakan Pemkab Bang akan memaksimalkan petugas atau pendamping korban kekerasan.

“Semua petugas kita dari bidang P3A pasti akan kita kerahkan,” katanya, Jum’at (18/9/2020).

Berdasarkan data Dinas KBP3A, Sepanjang tahun 2020 kekerasan seksual yang terungkap di Bangkalan dan harus ditangani sebanyak 13 kasus. Maka dari kata Amina menaikkan anggaran pendampingan  korban kekerasan sangat diperlukan.

“Dalam hal ini Kepala Daerah Bangkalan, akan menerima atau tidaknya. Keputusan ada dipimpinan, yang terpenting saya sudah melakukan usaha,” tuturnya.

Apalagi kata dia, Pemkab Bangkalan berencana membangun rumah aman bagi para korban kekerasan anak dan perempuan.

“Kalau pembangunan fisik rumah amannya bukan di kita, tapi yang akan ngisi nanti dari Dinas kita, kepolisian (Perlindungan anak dan perempuan) dan Psikolog,” imbuhnya.
 
Sebagai informasi berdasarkan data Dinas KBP3A Bangkalan, kekerasan seksual yang terdeteksi di Bangkalan pada tahun 2017 mencapai 31 kasus, 2018 terdapat 20 kasus, 2019 ada 26 kasus, kemudian 2020 ini sudah ada 13 kasus. (*)

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles