Sidak MPP, Legislatif: Pelayanannya Tidak Memuaskan, Bubarkan Saja

Bangkalan – Anggota Komisi A DPRD Bangkalan Mahmudi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Bangkalan pada Rabu (16/9/2020).

Hal itu dilakukan setelan menerima sejumlah pengaduan dari masyarakat yang menilai pelayanan di MPP kurang memadai.

Pada sidak itu Mahmudi mendapati temuan-temuan, misalnya ditutup dan kosongnya ruangan pelayanan di MPP.

“Temuan barusan yang di ruangan Dispendukcapil orang mau ngurus pembuatan KTP ditutup, sampai saya buka sendiri itu pintu terkunci dan di dalam gelap,” ujar dia.

Mahmudi mengatakan, kalau memang sedang istirahat haruslah dikasih tulisan jam operasional, agar orang tidak kebingungan.

“Katanya masih istirahat, kalau memang lagi istirahat harus dikasih tulisan dari jam sekian sampai sekian, artinya orang tidak menunggu,” katanya.

“Kalau tidak ada tulisannya orang tidak tahu, buktinya sekarang,” tutup Mahmudi.

Menanggapi hal itu, security Dispendukcapil Gufron menyatakan bahwa memang ada jam istirahat pada jam 12 dan dibuka kembali jam 1.

“Buka jam 8 sampai jam 12, standby lagi jam 1 sudah mulai kita panggil, tanyakan ke parkiran kalau tidak percaya,” katanya.

Gufron menambahkan bahwa mereka sudah biasa buka jam 8, sampai Kepala Dinas Dispendukcapil sendiri heran dengan jam buka mereka.

Karena Dispendukcapil sudah biasa jam 8 sudah ngumpul disini, makanya pak Kadis kemarin sampai bingung karena bukanya jam 8,” tegasnya.

Untuk jam tutupnya Gufron mengatakan tidak menentu, lantaran masih menunggu pelayanan selesai sampai habis.

“Kalau pulangnya tidak nentu kadang saya pulang jam 9 malem , karena dari jam 1 mulai sampai habis,” tutupnya.(*)