Tindak Tegas, Pemkab Bangkalan Sanksi Rp50.000 Bagi Pelanggar Protkes

BANGKALAN – Penegakan Protokol Kesehatan (Protkes) demi memutus mata rantai penyebaran Virus Corona atau Covid-19 terus digalakkan.

Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron bersama jajaran Forkopimda menyisir jalan di Jl A Yani guna melakukan operasi yustisi bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan. Hal itu sesuai Instruksi Presiden Nomor 06 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, dalam proses operasi yustisi itu melibatkan pengadilan negeri, kejaksaan dan penyidik

“Operasi yustisi ini kan sifatnya proses peradilan cepat atau sidang ditempat, melibatkan pengadilan negeri, kejaksaan, Polres maupun penyidik,” kata Rama sapaan akrabnya.

Rama mengatakan sasarannya ke tempat yang rawan pelanggaran protokol kesehatan dan akan menyisir ke tempat perbelanjaan maupun ke warung makan.

“Tentu sasaran akan melihat titik-titik yang menjadi tempat masyarakat rawan pelanggar protokol kesehatan, tidak menutup kemungkinan setelah hari ini, kita akan menyasar ke tempat perbelanjaan, kemudian ke warung makan, jadi semua titik yang patut diduga banyak pelanggar protokol akan ditertibkan,” tegasnya.

Bupati Bangkalan Ra Latif mengatakan yang melanggar protokol kesehatan sebanyak dua belas orang dikasih sanksi dan dikenakan denda.

“Jumlah pelanggar protokol kesehatan yang tidak menggunakan masker sebanyak dua belas. Semuanya dikasih sanksi dan dikenakan biaya denda Rp.50 ribu,” tuturnya.

Bagi masyarakat yang tidak membawa KTP dan uang, diberikan sanksi sosial berupa menyapu di Taman Paseban

Para pelanggar dikenakan Pasal 94 ayat 6 Huruf a Jo pasal 27A, jo Pasal 27B, jo Pasal 27C, jo Pasal 20A Peraturan Daerah Tahun 2020 serta Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur tentang Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat.(*)