“Jalur Gowes Gadis Desa” di Malang Viral, Ini Kata Pak Camat Karangploso

Jalur Gowes Gadis Desa. Foto: twitter @hahahiheho
Jalur Gowes Gadis Desa. Foto: twitter @hahahiheho

Malang – Jalur bersepeda di daerah Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang viral di media sosial. Lokasi bernama ‘Jalur Gowes Gadis Desa’ ini memberikan pengalaman bagi pesepeda untuk melintasi jalur sungai dan swafoto dengan para gadis yang seolah-olah sedang mandi mengenakan kemben.

Camat Karangploso Indra Gunawan menegaskan bahwa jalur gowes gadis desa itu tidak resmi. Pihaknya memastikan hal seperti itu tidak akan terulang lagi.

“Tidak ada di sini jalur gowes gadis desa, dan memang seterusnya tidak akan ada. Itu ulah orang pencari uang untuk dirinya sendiri,” ujar Indra di Kab. Malang.

Sementara itu, Ketua bidang umum ISSI (Ikatan Sepeda Sport Indonesia) DKI Fatur Racavvara menilai bahwa jalur gadis desa adalah gimmick untuk menarik perhatian pesepeda. Iming-iming seperti ini dianggap hanya untuk memancing minat pemula, sedangkan yang sudah berpengalaman tidak akan terpengaruh.

“Mereka (pesepeda lama) akan lebih senang mencari track baru, meng-explore alam, jelajah jalur yang belum dilalui,” terang Fatur, Minggu (13/9).

Fenomena serupa, menurut Fatur, juga kerap terjadi di berbagai acara lainnya. Contohnya, acara golf yang kerap menampilkan caddy girl serta balapan motor yang menghadirkan umbrella girl.

“Saya ngeliatnya sih selama tidak merendahkan harkat wanita, saya pikir fine-fine aja apalagi ketika rencananya untuk meningkatkan pariwisata daerah. Cuman kalau ada pake kemben itu kan udah melecehkan harkat wanita itu yang saya nggak setuju sebenarnya. Sebaiknya ditiadakan hal yang kaya gitu. Stigmanya akan menjadi negatif,” pungkasnya.