Fraksi PPP DPR RI Usulkan Klausul Koperasi Syariah dalam Pembahasan Omnibuslaw

Anggota Badan Legislasi DPR RI dari Fraksi PPP Syamsurizal. (Dok. Istimewa)
JAKARTA – Anggota Badan Legislasi DPR RI dari Fraksi PPP Syamsurizal mendorong agar pemerintah dan DPR memasukkan klausul Koperasi Syariah dalam pembahasan RUU Omnibuslaw.

Pasalya menurut dia, saat ini Badan Legislasi (Baleg) DPR sedang membahas bab V dan VII di Omnibuslaw yang diantaranya terkait dengan koperasi dan UMKM. PPP sebagai partai yang menyalurkan aspirasi umat Islam mengusulkan untuk dibuat klausul Koperasi Syariah.

“Jika saat ini ada bank syariah dan bank konvensional, maka kami kira penting juga dibuat koperasi syariah. Hal ini menjadi wajar mengingat kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap konsep syariah terus mengalami peningkatan. Sehingga perlu diatur konsep syariah sebagai respon positif terhadap keinginan masyarakat dewasa ini. Ungkap wakil ketua Baleg dalam rapat di DPR Kemaren 29 Juli 2020,” kata dia kepada media, Jakarta, Selasa (30/6/2020).

Menurut dia, konsekuensi dari koperasi syariah ini memang nantinya akan banyak membutuhkan para ulama yang ada dalam dewan syari’ah nasional untuk memberikan masukan sekaligus terlibat aktif dalam mekanisme kesyariahan di koperasi.

Selain konsep Syariah dalam Koperasi, lanjut dia, PPP juga mengusulkan Lembaga penjamin pinjaman Keuangan Koperasi yang bertujuan untuk memberikan kepastian jaminan simpanan bagi anggota koperasi.
“Karena selama ini banyak koperasi yang tidak berjalan dengan baik bahkan modal awal usahanya habis diakibatkan karena sistem menejemen kuangannya belum ada yang menjamin. Sehingga kedepan diperlukan sebuah lembaga yang bisa memberikan jaminan serta mengawasi keuangan koperasi,” tandas dia.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here