Alokasikan Dana Rp168 M Untuk Lomba Video, IPNU Sebut Pemerintah Gagal Tangani Covid-19

JAKARTA – Ketua Umum Pipinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU), Aswandi Jailani menilai pemerintah gagal dalam penanganan Covid 19.  Ia menilai banyak dana yang tidak sesuai peruntukannya diantaranya dengan adanya alokasi anggaran sebesar Rp 168 miliar untuk perlombaan video new normal.

Aswandi menyebut bahwa angka 168 M anggaran yang besar dan harusnya digunakan untuk mengalokasikan alat kesehatan “Rp 168 Milyar jika dialihkan untuk membantu  alat kesehatan atau rapid tes bisa ada 2,6 juta pelajar atau santri yang dapat secara gratis, hal pasti sangat membantu, ini malah di gunakan untuk hal yg tidak bermanfaat Kebijakan Anggaran yg sangat tidak tepat sasaran” ujarnya

Lanjutnya, Aswandi juga nilai pemerintah ambil kesempatan dalam kesusahan “Pemerintah dinilai betul-betul mengambil kesempatan dalam kesempitan, di tengah masa Pandemi yg mana banyak rakyat membutuhkan bantuan terutama sektor pendidikan malah mengucurkan  anggaran yang gak sedikit ke kegiatan yang sangat salah kurang berfaedah”, tegasnya

IPNU meminta kepada pengurus wilayah dan kader se-Indonesia agar ikut mengawal  84 daerah yang memenang lomba wajib di kawal , agar bantuan milyaran tersebut terealisasi dengan baik, terutama untk sektor pendidikan pondok pesantren yang sangat merasakan dampak dari covid-19 ini.

Berita Terkait:  Gelar Rapimnas I, WPP Rapatkan Barisan Menghadapi Pemliu 2024

“IPNU juga secara resmi berikan raport merah terhadap pemerintah yang di pimpin presiden Joko Widodo,” pungkasnya.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles