Tagihan Listrik Membengkak, PB HMI : PLN Harus Bertanggungjawab.

Jakarta – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Sadam Syarif menpertanyakan kepada pihak PLN terkait melonjaknya tagihan listrik akhir-akhir ini di masyarakat.

Saddam menilai terdapat oknum elit yang sengaja mempengaruhi manajemen PT PLN dengan memanfaatkan kesempatan kebijakan PSBB dan Work from home.

“Indikasinya jelas, Keterangan istana yang menuding PSBB dan work from home sebagai penyebab membengkaknya tagihan listrik masyarakat merupakan pembelaan yang justru menunjukan adanya keterlibatan oknum elit dalam manajemen PLN”, ungkap wakil bendahara umum PB HMI ini dalam keteranganya, Jumat (12/6/2020).

Saddam menduga, PLN diintervensi oleh pihak yang memiliki pengaruh dan dekat dengan kekuasaan hari ini. Sebab itu pemerintah harus punya sikap yang tegas dan konsisten tidak boleh diintervensi.

Lebih lanjut Sadam menyarankan agar pemerintah melalui kementrian BUMN bersama Basan Pemeriksa Keuangan (BPK RI)  untuk segera melakukan audit secara komprehensif ke dalam manajemen PT PLN.

“Perusahaan negara sekalipun tidak boleh begitu saja dimanfaatan oleh sebagian oknum elit untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Perusahaan negara adalah milik negara, bukan milik rezim yang berkuasa”, tegasnya.

Berita Terkait:  Beli Vaksin Sinovac, Bio Farma Jalin Kerjasama dengan Bank Himbara dan Swasta

Kami meminta PLN  harus bisa memastikan kebutuhan masyarakat secara berkeadilan, menunjukkan kerja prefesional.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles