Laut Indonesia Sangat Kaya, DPR Dorong Pemerintah Lakukan Inovasi Berkelanjutan

Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PPP Ema Umiyyatul Chusnah mendorong pemerintah untuk melakukan sustainable inovation (Inovasi keberlanjutan) di sektor kelautan, hal ini diperlukan untuk menjaga kehidupan ekosistem laut dan juga optimalisasi untuk kesejahteraan rakyat.

“Kebijakan pembangunan kelautan dan perikanan kami harap diarahkan ke arah inovasi peningkatan nilai tambah dan penguatan ekspor, serta peningkatan konsumsi dalam negeri,” Ujar Ema dalam keterangan tertulisnya kepada media, Selasa (9/6/2020).

Kata Ema Wilayah laut Indonesia merupakan Marine Mega Biodiversity (Keanekaragaman laut) terbesar di dunia dan memiliki potensi sangat besar untuk menyokong perekonomian nasional, sebab itu potensi ini harus dimaksimalkan untuk kesajahteraan masyarakat.

Kendati demikian Ema  berharap pengelolaan terhadap laut dapat dilakukan secara bijak, tidak boleh ada eksploitasi secara besar-besaran yang dapat merusak ekosistem laut.

Hal ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals  (SDGs) yaitu, menjaga kehidupan ekosistem laut. Sebab itu dalam rangka memperingati hari laut sedunia ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk peduli menjaga ekosistem laut agar tidak rusak.

Berita Terkait:  Kabar Duka, Suami Bupati Bogor Meninggal Dunia

“Seperti tidak membuang sampah ke laut, dan tidak melakukan penangkapan Over Fishing, dimana tindakan tindakan tersebut menjadi ancaman kerusakan biodiversitas laut, sebab itu kami meminta masyarakat juga turut berperan aktif memberantas Illegal Fishing,” ucapnya.

Disamping itu disisi lain menurut Ema, Kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini, masyarakat memerlukan asupan gizi yang cukup untuk meningkatkan daya tahan tubuh, sebab itu  kami apresiasi program pemerintah terkait Gemarikan dan kami nilai harus ditingkatkan dan digenjarkan lagi kedepannya.

Karena ini sejalan dengan terget (SDGs) Tahun 2030, dimana diantaranya mengurangi angka kelaparan dan gizi buruk. Bappenas juga menargetkan angka stunting di bawah 14% pada tahun 2024 atau setengah dari angka saat ini yang masih pada kisaran 28%.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles