DPR RI Kecam Aksi Teror di Polsek Daha Selatan

JAKARTA – Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Iqbal mengutuk aksi teror yang terjadi di Polsek Daha Selatan, Kabupaten Sungai Selatan pada Senin (1/6/2020) lalu yang mengakibatkan satu anggota polisi meninggal dunia.

Menurut dia,pelaku sepertinya sudah merencanakan aksi terorya terlebih dahulu dengan menyiapkan senjata berupa samurai dan mencari waktu yang menurutnya tepat untuk melakukan teror di kantor polisi.

Untuk itu, Iqbal meminta pihak berwajib mengusut tuntas aksi teror tersebut termasuk terkait motif pelaku sebenarnya, walaupun ditemukan sejumlah alat bukti seperti kain berlogo kelompok teror ISIS, KTP, dan selembar surat wasiat bertulis tangan. “Polri harus cermat dan tidak gegabah dalam penyelidikannya,” kata Iqbal kepada media, Jakarta, Rabu (3/6/2020).

Aksi teror di Polsek Daha Selatan itu, kata dia bukan yang pertama kali di Indonesia. Sebelumnya sudah beberapa kali dilakukan, seperti Polres Banyumas, Brimob Kelapa Dua Depok, Polda Riau, Polrestabes Surabaya, dan beberapa tempat lainnya. “Karena itu, Polri harus bersiaga penuh dan wajib waspada terhadap kembali terjadinya aksi teror, baik di markas kepolisian maupun tempat-tempat strategis,” jelas dia.

Berita Terkait:  Gelar Istigotsah Kubro di Tulungagung, Warga NU Diminta Aktif di Pemilu 2019

Menurut dia, aksi teror ini menjadi bukti bahwa terorisme belum hilang di Indonesia, walau aksi teror kali ini dilakukan di masa pandemi Covid-19.

“Banyak di antara mereka termasuk kelompok usia profuktif atau generasi muda, termasuk pelaku teror kali ini berusia 19 tahun. Ini menjadi PR bersama, utamanya bagi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk menyasar kelompok strategis yang berpotensi menjadi pelaku teror, baik melalui dunia maya maupun nyata,” tandas dia.(*)

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles

%d blogger menyukai ini: