Baidowi Curiga Koperasi Indosurya Sengaja Didesain untuk Menggelapkan Dana Nasabah

JAKARTA- Anggota Komisi VI DPR RI, Achmad Baidowi curiga bahwa Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta sengaja dibuat untuk menggelapkan dana nasabah. Sebab sebagai lembaga yang menggunakan nama koperasi, sulit ditemukan menghimpun dana lebih sampai belasan triliun, apalagi dihimpun dari orang yang bukan anggota koperasi.

“Sangat mengagetkan, sebuah koperasi mampu menghimpun dana lebih dari Rp10 triun, jangan-jangan lembaga ini memang didesain untuk niat yang tidak baik,” kata Baidowi saat rapat dengar pandangan umum (RDPU) dengan perwakilan nasabah dan karyawan koperasi Indosurya, Jumat (8/5/2020).

Baidowi juga menanyakan status nasabah yang kini menjadi korban Koperasi Indosurya. Seberapa banyak nasabah yang sudah menjadi nasaban, dan berapa persen yang bukan nasabah. Data ini penting untuk melihat motif dan modus yang dilakukan Koperasi Indosurya serta mencari penyelesaiannya.

“Yang menanam uangnya  di Koperasi Indosurya, berapa persen yang menjadi anggota dan yang tidak, sehingga bisa membedah modus penggarongan uang ini,” kata Baidowi.

Politisi yang biasa disapa Awiek ini berharap kasus Koperasi Indosurya bisa menjadi pelajaran bagi semua orang agak bisa cerdas dan bijaksana dalam berinvestasi. Tidak mudah terbujuk oleh rayuan bunga yang besar tanpa melihat resiko dan profil lembaga keuangan yang menawarkan investasi tersebut.(*)

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles