Soal Jebak PSK, Majelis Kehormatan Gerindra akan Panggil Andre Rosiade

Jakarta – Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat Andre Rosiade akan dipanggil Majelasi Kehormatan Partai Gerindra terkait kasus dugaan penjebakan pekerja seks komersial (PSK) di Padang, Sumatera Barat.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan pihaknya akan melakukan sidang pemeriksaan terhadap Andre. Sidang akan digelar di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta, Selasa (11/2).

“Andre Rosiade diminta klarifikasinya besok di Majelis Kerhormatan Partai Gerindra untuk menjelaskan segala sesuatu yang terjadi berkaitan dengan persoalan yang ada di Sumbar,” kata Dasco saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (10/2).

Dasco menyebut pemeriksaan dilakukan karena kasus tersebut menyita perhatian publik. Gerindra ingin mendapat penjelasan langsung dari Andre guna mendudukkan masalah dengan benar.

Meski begitu, Wakil Ketua DPR RI itu enggan menyampaikan kemungkinan-kemungkinan sanksi untuk Andre. Menurut Dasco, Gerindra baru akan memutuskan tindakan terhadap aksi Andre setelah pemeriksaan.

“Besok kan baru berita acara klarifikasi saja. Dilihat besok setelah klarifikasi, baru disimpulkan apakah kemudian ada langkah-langkah selanjutnya atau tidak,” tuturnya.

Berita Terkait:  Gelar Muswil, GMPI Sumbar Diharap Jadi Penggerak Pemenangan PPP

Dalam kesempatan itu, kata Dasco, Gerindra juga akan memberi pengarahan khusus terhadap Andre. Agar di masa mendatang tidak memicu kejadian yang menimbulkan kegaduhan di publik.

“Saudara Andre juga akan dipanggil dan diberikan arahan oleh DPP melalui Pak Muzani sebagai sekjen,” ucap Dasco.

Sebelumnya, Polda Sumbar menangkap AS (24) dan NN karena diduga terlibat praktik prostitusi daring melalui aplikasi Michat. Menurut polisi, AS berperan sebagai muncikari, sedangkan NN merupakan pekerja seks komersial (PSK).

Penangkapan kedua orang itu didahului oleh aksi penggerebekan yang dilakukan politisi Gerindra Andre Rosiade. Mulanya, Andre memesan jasa NN lewat ponsel rekannya. Setelah terjadi kesepakatan harga dan lokasi pertemuan, Andre lantas menghubungi kepolisian untuk melakukan penggeledahan.

Pada Sabtu (8/2) malam, Polda Sumbar memberikan penangguhan penahanan untuk NN. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatra Barat, Kombes Stefanus Satake Bayu Setiano mengatakan penangguhan penahanan ditempuh setelah permohonan pihak keluarga dan kuasa hukum. Menurut dia usai proses administrasi rampung, NN langsung dijemput pihak keluarga sekitar pukul 22.00 WIB. (*)

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles