Festival Kampung Budaya Ke 2 Dari Atraksi Ragam Budaya Hingga Kartinian Besama

KANALBERITA.CO Sejak hari sabtu sampai minggui (20-21/4/2019) kemarin, di kampung budaya Polowijen suasanannya sangat berbeda di bandingkan dengan hari hari bias. Wajar jika hari itu merupakan hari rayanya KBP memperintagi HUT yang ke 2 yang di gelar dalam bentuk Festival Kampung Budaya Polowijen # 2. Acara di buka resmi oleh kepala Bidan Kebudayaan Disbudpar Kota Malang Ahmad Suriyadi beserta staf dan rombongan.

Tak tanggung-tanggung, di Acara pembukaan Festival KBP ke 2 di meriahkan lebih dari 20 ragam jenis tari tarian baik tari topeng, tari ritual, tari tradisional, tari kreasi, tari dolanan, termasuk tari komtemporen, Acara di meriahkan dari warga KBP sendiri termasuk partsipasi dari Sanggar Sumberawan asuhan reni Kurniawati, komunitas Orda Ikawangi di Malang yang di bawa oleh putra yang semua berkolaborasi dalam gerak tari dan gamelan.

Acara Festival KBP yang ke 2 ini malamnya dilanjutkan dengan Sarasehan Kampung Budaya Polowijen yang di hadiri oleh Djatmiko Ketua Komite Kebudayaan Kota Malang dan Purnomo Anshori Ketua Pokdarwis Propinsi Jawa Timur dan Dwi cahyono Arkelog sejarahwan dari Universitas Negeri Malang. Tema yang diagangkat Mewarisi Tradisi Merajut Harmoni, melestarikan Budaya Mengembangkan wisata. Acara di meriahkan denga tarian ritual srimpi limo dan alunan musik deting dan cetikan angklung dari kampung cempluk sebanyak 40 personil.

Berita Terkait:  Viral Rekaman Video, Seorang Pria Protes Pernikahan Putra Said Abdullah

Hari ke dua Minggu pagi KBP Kedatangan para Kartini-karini cilik sebanyak 200 siswa beserta dengan ornag tua yang di arak menggunakan Drum Band dari SDN Polowijen 2 dan SDN Polowijen 3. Setibanya di KBP para Kartini ini diajak untuk menari bersama dengan para penari KBP. Dan kali ini lebih dari 200 Kartini diajak menari topeng Grebeg Jawa secara serentak bersama dengan warga KBP yang diikuti oleh adalah Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM, Kepala Sekolah SDN Polowijen 1, 2, 3 dan MINU.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Zubaidah mengingatkan kembali agar bisa meneladani apa yang telah diteladani oleh Kartini, agar perjuangan ibu Kartini itu kita lanjutkan.

“Anak anakku semua hendaknya meneladani apa yang telah diperjuangkan ibu kita kartini, jadilah Kartini-kartini muda yang berprestasi cantik cerdas dan berbudi luhur dan jangan meninggalkan adat sebagai orang jawa bangsa indonesia”, ucapnya.

Ia juga mengatakan Kedepan SD di Lingkungan Polowijen akan di jadikan SD unggulan di bidang seni dan budaya dan mewajibkan semua siswa bisa menari semua.

Berita Terkait:  Di Kampus USU, Hasto Gelorakan Semangat Kepemimpinan ke Mahasiswa

Penggagas KBP Isa Wahyudi atau sering disapa Ki Demang menyebutkan, dalam rangka memperingati Hari Kartini dan perayaan festival KBP ke-2 tersebut, para siswa siswi dari tingkat SD di Polowijen sengaja diminta untuk mengenakan pakaian tradisional daerah. Hal tersebut dilakukan untuk mengedukasi para siswa sejak dini tentang banyaknya kekayaan tradisional yang dimiliki Indonesia.

“Indonesia memiliki banyak tradisi, termasuk kostum tari dan kostum kartinian. Tradisi itu yang perlu disampaikan kepada generasi muda, agar mereka cinta terhadap tradisi dan budaya,” ujar Ki Demang

Kegiatan Kartinian juga di isi dengan berbagaimana lomba seperti lomba permainan tradisional, menari, menyayi, baca puisi, mendongeng dan fashion show dan menjadi ajang penelusuran minat bakat siswa SD di lingkungan Polowijen. Melalui kegiatan yang didukung Dinas Pendidikan Kota Malang itu, ia menyatakan bahwa pihaknya siap mendidik anak-anak terkait pendidikan seni budaya.

“Polowijen siap membantu mendidik warga masyarakat KBP untuk pendidikan seni budaya,” ucapnya.

Momentum Festival KBP ke 2 juga dimanfaatkan oleh seniman budayawan Malang Raya untuk menjadi ajang Sambang Kampung KBP, Hadir pula seniman gamelan Malang Hariyadi, beberapa dalang muda, sanggar Sumberawan, seniman topeng, seniman perupa serta tokoh tokoh lainnya.

Berita Terkait:  HMI UIN Malang Gelar Maulid Nabi, Teladani Spirit Perjuangan Rasulullah SAW

Turut hadir juga dalam festival KBP tamu istimewa sang maestro Dalang Wayang Topeng Ki Soleh Adi Pramono dari puluhan rombongan penari Padepokan Seni Mangun Dharmo yang langsung mengajak penari KBP berkolaborasi menari bersama menari topeng dan tari tradisional.

Selanjutnya acara di tutup dengan tembang laras ati sebuah tembang tembang jawa yang dilantunkan warga KBP sebahai ungakapan kegembiraannya.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Stay Connected

0FansSuka
24PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles