Senin 23 September 2019

Untuk Mempercepat Proses Pencairan Dana Hibah, Saksi Akui Membelikan Mobil Fortuner

Kantor Kementerian Pemuda Dan Olahraga

KANALBERITA.CO Mantan Bendahara Pengeluaran Pembantu Kementerian Pemuda dan Olahraga, Supriyono, mengaku membeli mobil Fortuner seharga Rp 520 juta. Mobil tersebut untuk Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Mulyana.

"Kronologi pembelian dan pemberian, jadi waktu itu saya diminta oleh Pak Mulyana bahwa beliau menyampaikan kepada saya mobilnya sudah tidak enak, dan beliau butuh," kata Supriyono saat bersaksi dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta, Senin (13/5/2019). Sebagaimana dilansir news.detik.com

Untuk memenuhi permintaan Mulyana, Supriyono akhirnya bercurhat kepada Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy untuk meminjam biaya operasional Kemenpora sebesar Rp 1 miliar. Namun Hamidy setuju memberikan uang pinjaman dengan alasan Kemenpora mempercepat proses pencairan dana hibah koni.

"Beliau waktu itu mau beri pinjaman, yang penting bantuan KONI diproses," ucapnya.

Kemudian uang pinjaman itu digunakan membeli mobil untuk Mulyana atas nama supir Supriyono, Widhi Romadhoni. Mulyana menerima mobil tersebut di rumahnya saat diantarkan Widhi.

"(Harga) Rp 520 juta setahu saya, waktu itu diskon tapi saya lupa beli harga persis berapa," ungkapnya.

Dalam perkara ini, Mulyana didakwa menerima Rp 400 juta dan mobil Fortuner dari Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy. Pemberian suap dimaksudkan untuk mempercepat proses pencairan dana hibah yang diajukan KONI ke Kemenpora. 

Home Nasional Ekonomi Hukum Life Daerah Indeks
© Copyright 2018, all right reserved. www.kanalberita.co