Senin 26 Agustus 2019

Pengamat Sebut Jual Beli Jabatan Banyak Terjadi di Daerah

Ilustrasi korupsi

Pegiat Anti Korupsi dari Universitas Pamulang, Aco Ardiansyah menyayangkan masih banyaknya PNS yang aktif menyiapkan dana suap saat akan mengikuti seleksi kenaikan jabatan. Hal ini dicontohkan oleh Mantan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik, Muafaq wirahadi yang kini menjadi terdakwa penyuapan pada beberapa orang.

Aco melihat ada beberapa kemungkinan PNS melakukan suap. Diantaranya karena karena tidak percaya diri dengan rekam jejak karirnya selama ini, sehingga sebenarnta dia tak layak untuk meraih jabatan tersebut. Seperti Muwafaq yang dalam persidangan disebut mendapatkan sanksi di lingkungan Kemenag.

“Rekam jejak yang tidak bagus membuat orang kemudian mengandalkan kedekatan dan uang, dan ini sering begitu. Dia (Muafaq) mungkin saja tidak merasa bagus untuk mendapatkan jabatan tersebut, segala cara kemudian dilakukan,” kata Aco yang juga memimpin Tangerang Public Transparency Watch (Truth) ini.

Menurut pengamatan Aco, kasus suap untuk naik jabatan kebanyakan terjadi di daerah. Sementara di tingkat pusat biasanya lebih terkendali. Makanya ia meminta semua pihak, khususnya instansi di daerah untuk memperbaiki kinerja lebih baik.

“Sudah menjadi rahasia umum ini banyak terjadi di beberapa kalangan, terutama di daerah.. Ini harus dievaluasi oleh pemerintah,” tambah Aco.

Home Nasional Ekonomi Hukum Life Daerah Indeks
© Copyright 2018, all right reserved. www.kanalberita.co