Senin 23 September 2019

Kreatif, Spanduk Bekas Kampanye Diubah jadi Jaket Cantik

Pasca kampanye pemilu tentu saja banyak spanduk dan baliho bekas yang dibuang sia-sia bahkan menjadi sampah, tetapi tidak bagi mereka yang memiliki daya kreatvitas. Sampah tersebut bisa menjadi barang-barang bernilai.

Seorang seniman lokal menjadi viral setelah karyanya sukses mencuri atensi netizen. Barang-barang tak terpakai seperti bendera spanduk bekas kampanye disulap menjadi item fashion yang kekinian olehnya.

Harits Alfadri Dewanto atau akrab dipanggil Tejet, adalah seniman di balik jaket yang kini sedang viral di media sosial. Jaket bernuansa biru-merah karyanya dibuat dari bendera spanduk berlogo partai, bekas kampanye 2019 beberapa lalu.

"Saya merasakan keresahan ketika melihat bendera-bendera berlogo partai beken yang terpampang dan melukai pohon-pohon pinggir jalan raya, menutupi lampu jalan, menutupi jalur pejalan kaki dan lain sebagainya. Menaruh atribut kampanye seperti itu mengganggu fungsi fasilitas umum dan juga mengganggu estetika umum," ujar Tejet kepada Wolipop.

Melihat sampah bekas pemilu yang ditinggalkan, membuat Tejet putar otak untuk mendaur ulang limbahnya menjadi sesuatu yang berdaya pakai. Dari sana, muncullah ide untuk membuat jaket seperti yang sekarang ini viral.

Untuk saat ini jaket tersebut belum dijual. Namun jika ada yang menginginkannya, Tejet akan menjualnya Rp 15 juta.

"Ambil barangnya susah (bukan dapat barangnya loh) ada proses pengambilannya , teknis mengacak puzzle dari logo benderanya dipikirin banget soalnya itu harus dipikirin sampai dua langkah kedepan, jahit kain perkainnya bagaimana? dan Setelah dibuat pola jadinya terlihat seperti apa? jahitnya susah, dipikirin juga gimana kalo dipakainya adem, dalemannya di lapisin bahan cotton," ungkap pria lulusan Desain Komunikasi Visual ini.

Tejet mengungkap ia membuat karyanya ini secara total agar dapat dinikmati publik. Pun dari pemotretan produknya menggunakan seorang model agar menjadi konten yang layak masuk Instagram.

"Karyaku sekarang banyak dapet apresiasi positif dan ada beberapa yang janggal dengan karyaku karena aku sengaja bikin logonya ku acak. jadi keindahan tersendiri menjadi motif setelah diacak. Terbukti viralnya karyaku telah mewakilkan beberapa orang yang merasakan hal yang sama denganku," lanjutnya.

Setelah jaket dari spanduk, Tejet berharap ingin membuat hal yang lebih besar lagi. Ia berharap untuk bisa menggelar pameran seni yang seluruh produknya terbuat dari limbah visual.


Home Nasional Ekonomi Hukum Life Daerah Indeks
© Copyright 2018, all right reserved. www.kanalberita.co