Minggu 29 Maret 2020

Kedelai Masih Impor, Ema Umiyyatul Chusnah: Pemerintah Tidak serius Swasembada Kedelai

Kanalberita.co - Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PPP Ema Umiyyatul Chusnah mengatakan Indonesia saat ini masih sangat bergantung pada kedelai impor, setiap tahunnya ada sekitar 2,7 juta ton kedelai impor masuk ke Indonesia. Angka impor kedelai ini seharusnya terus dikurangi.

“Selama ini mekanisme impor kedelai tidak memiliki sistem yang jelas, karena hanya menjadi kewenangan Kementerian Perdagangan (Kementan), tanpa perlu adanya rekomendasi impor oleh Kementerian Pertanian. Padahal regulasi seperti seharusnya tidak terjadi. Tidak adanya rekomendasi Kementan dinilai hanya sangat menguntungkan bagi importir kedelai,” ucapnya Selasa (18/2/2020).

Menurutnya importir seharusnya bekerja sama dengan Kementan dengan ikut berkontribusi pada pengembangan produksi kedelai di Indonesia. Salah satu caranya adalah Kementan mewajibkan importir menyiapkan dan membantu pengembangan bibit kedelai yang disalurkan kepada petani, sehingga suatu saat Indonesia tidak perlu bergantung pada kedelai impor.

“Pemerintah tidak serius mewujudkan swasembada kedelai, karena berdasarkan kondisi riil di lapangan selama ini belum ada perluasan lahan untuk penanaman kedelai dalam kurun waktu 10 tahun terakhir,” kata Ema.

Ema juga meminta pemerintah untuk meng-update data riil secara berkala khususnya terhadap komoditi pangan strategis sehingga memudahkan road mapping-nya.

“Tahun ini (2020), pemerintah hanya menargetkan produksi kedelai sebesar 0,42 juta ton, artinya masih sekitar 75-80% kebutuhan kedelai dalam negeri masih bergantung impor,” pungkasnya. 

Home Nasional Ekonomi Hukum Life Daerah Indeks
© Copyright 2018, all right reserved. www.kanalberita.co