Senin 23 September 2019

Cegah Tindakan Provokatif di Medsos, Polisi Gencar Patroli Siber

Pihak Kepolisian Republik Indonesia menghimbau agar masyarakat tetap tenang selama proses hitung hasil Pilpres 2019 oleh KPU. Polisi juga terus melakukan patroli siber guna mencegah tindakan provokatif di media sosial.

"Tentu hal itu kita lakukan. Patroli siber terus kita lakukan," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko via pesan singkat, Sabtu (20/4/2019) seperti dilansir detik.

Mabes Polri sendiri telah merilis temuan usai pencoblosan. Polri menyebut konten provokatif naik mencapai 40 persen. Angka tersebut muncul setelah hasil quick count diumumkan.

Truno mengingatkan agar masyarakat di Jabar tetap tenang menunggu hasil penghitungan suara resmi yang dilakukan oleh KPU selesai. Untuk di media sosial, masyarakat diminta tak terpancing konten provokatif yang dapat menimbulkan konflik.

"Kita meminta masyarakat tetap tenang. Kita mengacu pada lembaga resmi KPU terkait hasil penghitungan. Jangan terprovokasi," kata Truno.

Diihat di situs resmi KPU pada Sabtu (20/4/2019) pada pukul 05.05 WIB sudah masuk data 37.075 dari TPS (4.55831%). Diketahui total ada 813.350 TPS pada Pemilu 2019.

Berikut real count sementara seperti dilihat dari situs KPU:

- Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin mendapatkan 3.864.982 (54.72%)

- Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapatkan 3.198.455 (45.28%).

(epl)

Home Nasional Ekonomi Hukum Life Daerah Indeks
© Copyright 2018, all right reserved. www.kanalberita.co