PPP Sarankan Pencegahan Virus Corona di Objek Wisata

Jakarta – Anggota Komisi X DPR RI Rojih Ubab Maimoen mengusulkan agar dilakukan sosialisasi pencegahan penularan virus corona di objek-objek wisata. Menurutnya, langkah itu lebih efektif daripada rencana pemerintah menyediakan dana Rp72 miliar untuk jasa influencer guna mendatangkan wisatawan.

“Rencana pemerintan yang menyediakan dana Rp72 miliar untuk jasa influencer guna mendatangkan wisatawan, untuk saat ini lebih efektif untuk digunakan sebagai sosialisasi pencegahan penularan virus corona, termasuk pencegahaan di objek-objek wisata, hotel, restoran dan tempat-tempat yang biasa dikunjungi wisatawan lainnya,” ujar Gus Rojih di Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Jangan sampai upaya mendatangkan turis, kata Gus Rojih, membuat pemerintah lengah mengantisipasi penyebaran virus corona yang selama ini terbukti banyak berasal dari warna negara China, Jepang, maupun Korea dan berbagai negara lainnya.

Ia mengusulkan agar berbagai tempat yang biasa dikunjungi wisatawan perlu dilengkapi dengan alat pendekteksi dini, khususnya tempat yang biasa dikunjungi warga negara asing. “Sehingga semua pihak merasa lebih terlindungi,” terangnya.

Menurut politisi PPP ini, sosialisasi pencegahan virus corona juga penting diberikan kepada pekerja sektor wisata. Pekerja sektor periwisata merupakan salah satu kelompok yang sangat rentan mengalami penularan virus corena, karena mereka berinteraksi dan harus melayani para turis dari berbagai daerah dan negara.

“Kami memahami upaya pemerintah untuk berusaha mendatangkan turis mencanegara maupun domestik di tengah mewabahnya virus corona, namun faktor terpenting yang harus diperhatikan adalah kesehatan dan keamanan, baik keamaan para turis maupun pekerja di industri pariwisata mulai dari perhotelan, restoran, objek wisata dan lainnya,” pungkas cucu mbah Moen ini. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here